PENANGANAN KOLIK PADA BAYI

Adakalanya seorang ibu kebingungan karena tiba-tiba bayinya menangis keras. Selain alas an lapar dan mengompol, anda juga perlu mewaspadai terjadinya serangan kolik pada si kecil.

Istilah kolik digunakan saat bayi mengalami rasa sakit perut yang sangat hebat. Biasanya ditunjukkan oleh bayi secara khas, yaitu dengan “tangis sakit” yang melengking. Kolik pada bayi , biasanya terjadi karena kram usus, atau disebut juga kolik infantile.
Apa sebenarnya penyebab-penyebab kolik pada bayi, dan bagaimana cara meredakan nyeri kolik? Anda dapat memilih salah satu cara, yang menurut anda paling sesuai dengan kondisi anda dan bayi.

Tak seorang pun yang tahu persis apa penyebabnya. Sepertinya bayi yang sedang kolik mengalami kontraksi usus yang sangat menyakitkan.
Kolik pada bayi dapat disebabkan oleh beberapa factor. Diantaranya, karena kesulitan system alat pencernaan bayi dalam menerima laktosa atau zat gula yang terkandung dalam susu yang dikonsumsinya. Bisa juga karena intoleransi (tidak tahan/alergi) terhadap susu sapi yang menyebabkan usus bayi harus bekerja keras sehingga terjadi ketegangan pada usus, dan terjadilah kolik. Begitu pula psikologis dasar bagi yang terganggu, dapat juga menjadi salah satu penyebab timbulnya kolik.
Ada pendapat yang mengatakan bahwa bayi menangis dan rewel karena menelan udara terlalu banyak pada waktu makan. Menurut pendapat lain, kolik terjadi karena bayi memiliki kepekaan aneh terhadap stimulasi.
.

Bayi yang sedang mengalami kolik, ia akan menunjukkan gejala khas. Yaitu :
 berupa tangisan yang melengking dan keras. Tangisan histeris bayi yang sedang kolik, biasanya bisa dibedakan dengan tangisan karena mengompol, lapar atau haus.
 Jumlah waktu menangisnya lebih dari 3 jam sehari selama lebih dari 3 hari dalam 1 minggu.
 Kadangkala, bayi juga menunjukkan gejala gelisah. Ini terjadi karena nyeri perut yang dirasakan bayi begitu hebat.
 Terkadang menjerit-jerit dan tak dapat dihibur. Kondisi terparah biasanya terjadi pada sore menjelang malam hari.
 Melurus-luruskan atau menarik-narik kakinya, dan buang angin (kentut). Perutnya seperti membesar karena kembung.

Anda tidak perlu terlampau risau, karena pada kebanyakan kasus -insyaAlloh- kolik dapat sembuh dengan bantuan sederhana. Misalnya dengan menenangkan bayi, atau hanya dengan mengolesi perut bayi dengan minyak telon. Anda perlu waspada, jika kolik terjadi cukup sering dan dalam waktu yang cukup lama. Bisa jadi, hal ini akibat adanya sumbatan pada usus bayi. dalam kondisi demikian, anda perlu segera memeriksakan bayi ke dokter agar dapat dicari penyebabnya, dan dapat segera mendapat penanganan yang tepat.

Pada umumnya kolik mulai timbul dalam bulan pertama sesudah lahir, dan menghilang dengan sendirinya ketika bayi berumur 3 atau 4 bulan.
Pendapat lain mengatakan, Kolik paling banyak terjadi pada bayi usia dibawah 6 bulan. Hal ini karena system pencernaannya belum sempurna, terutama kemampuan motilitas usus yang tidak seperti orang dewasa. Seiring dengan bertambahnya usia bayi, maka fungsi pencernaannya akan semakin baik, dan gangguan kolik insyaAlloh akan semakin berkurang

Bersikaplah tenang dan jangan panik supaya anda tetap dapat berpikir rasional. Sikap tenang, juga dibutuhkan untuk menenangkan bayi anda yang menangis histeris.
Jika bayi berada ditempat tidur, segera pindahkan ke ayunan. Atau bisa juga anda menggendongnya sambil mengayun-ayunkan tubuhnya.
Alihkan perhatian bayi yang sedang kolik dengan benda-benda disekitarnya yang menarik perhatian bayi. Misalnya dengan menggunakan mainan kesukaannya atau benda-benda yang beraneka warna.
Jika tangisan bayi sudah mulai mereda dan bayi kelihatan lebih tenang, segera periksa perutnya. Jika kembung, anda dapat mengoleskan minyak telon diperutnya sambil mengelus-elus tubuh bayi supaya bayi merasa nyaman dalam belaian anda.
Setelah itu anda bisa menidurkannya. Gendonglah bayi dengan posisi kepala bayi diatas pundak anda sambil dielus-elus bagian punggungnya.
Berikan ASI (air susu ibu) untuk memenuhi kebutuhan isap bayi anada
Terus berdekatan dengan bayi. Gerakan dan kontak tubuh dapat menghiburnya.
Membuat gerakan dan bunyi ritmis dengan bantuan penyedot debu, pengering pakaian, atau alat-alat lain.
Memberikan empeng mungkin membuatnya lebih nyaman.
Menelungkupkan bayi melintang di pangkuan anda sambil menggosok-gosok punggungnya.
Membungkus bayi dengan selimut agar dia merasa nyaman dan aman.

a. Gerakan atau getaran yang ritmis dan kontinyu.
Sebuah penelitian menunjukkan, gerakan atau getaran yang ritmis dan kontinyu (terus menerus) terbukti dapat meredakan kolik. Salah satu caranya, ialah dengan mengajak bayi yang sedang kolik menaiki kendaraan atau meletakkannya diatas kereta dorong dan mendorongnnya berkeliling rumah.
b. Terapi pijat bayi.
Pijat bayi, diakui mempunyai banyak manfaat. Salah satunya ialah dapat meredakan nyeri kolik pada bayi. Anda dapat mempelajari cara-cara pijat bayi dari buku-buku tentang pijat bayi yang banyak beredar saat ini. Atau anda dapat berlatih langsung dengan ahli fisioterapi maupun tenaga kesehatan yang menguasai ilmu-ilmu tentang pijat bayi. Yang harus diingat, anda tidak boleh sembarangan memijat bayi, karena bagian-bagian tubuh bayi masih sangat lemah.
Untuk mengurangi kolik ini, dianjurkan untuk melakukan pemijatan pada saat kolik sedang terjadi dan menjelang bayi tidur. Para peneliti juga menemukan, bayi-bayi yang dipijat akan lebih tenang, tidak gelisah, lebih teratur waktu bangun dan tidurnya, serta memiliki interaksi yang lebih baik dengan orang tuanya.
Ada beberapa macam cara pijatan yang bisa diterapkan untuk menenangkan bayi yang sedang kolik, antara lain:
“Angkat kedua kaki bersamaan ke arah perut dan ulang beberapa kali. Pijat lembut daerah perut (jangan ditekan) dengan minyak bayi atau minyak telon yang hangat.
“Pediatric Ostheopatic. Yaitu metode pemijatan dengan menekan tengkorak (tempurung kepala) bayi, turun perlahan-lahan ke arah pantat lewat belakang leher dan punggung. Cara ini dipercaya dapat meningkatkan kerja usus dan menenangkan bayi hingga tertidur pulas.
“Pijtan chiropracyic”. Yaitu pemijatan lembut disekitar tulang punggung. Pemijatan dilakukan menggunakan satu jari pada sendi-sendi punggung bayi. Setelah dipijat dengan cara ini, biasanya bayi yang sedang kolik akan lebih tenang.
c. Terapi suara lembut
Para pakar kesehatan percaya kalau suara lembut dapat menenangkan bayi, termasuk bayi yang mengalami kolik. Bayi yang menangis tanpa sebab dapat ditenangkan dengan memberikan rangsangan pada indra pendengaran. Misalnya, dengan memperdengarkan suara kicauan burung atau gemericik air. Suara ini diperdengarkan terus-menerus pada bayi sampai bayi menjadi tenang.
PENUTUP
Perhatian anda, kasih sayang, dan perawatan yang anda berikan dapat menjadi obat paling ampuh ketika si kecil sakit. Pelukan, belaian, bahkan sekedar sentuhan hangat, dapat menenangkan anak yang sedang kesakitan. Sayangnya, orangtua kerapkali kurang mengetahui cara-cara untuk mengatasi keadaan yang mengganggu kesehatan dan kenyamanan anaknya. Dengan banyak membaca dan belajar tentang kesehatan anak, anda akan tersadar, ternyata begitu banyak cara yang nampaknya sederhana, tetapi dapat membantu anda terbebasa dari keadaan yang penuh dengan kecemasan dan kepanikan.