Apabila seseorang mengalami sakit, tentunya akan berfikir bagaimana untuk berusaha sembuh. Usaha inilah yang membedakan masing-masing orang dalam mencari kesembuhan. Ada yang sangat berhati-hati sekali, ada yang ceroboh, ada yang sederhana, ada yang rumit, bahkan ada yang tidak masuk akal. Beberapa waktu yang lalu sempat heboh seorang dukun anak-anak bernama Ponari, yang konon orang dari Malaisia pun datang pada Ponari “si dukun cilik” ini. Ribuan bahkan mungkin lebih orang datang untuk berobat kepada Ponari ini dengan batu “ajaib” yang belum pernah diteliti oleh siapapun dan belum pernah diajarkan oleh siapapun.

BAGAIMANA DENGAN ANDA?
Sudah benarkah cara kita berobat? jawabannya cukup sulit. tetapi disini penulis mencoba memaparkan bagaimana berobat yang rasional dalam pandangan medis yang penulis ketahui.

Sebelum masuk pembahasan berobat, perlu diketahui bahwa apabila seseorang sakit usaha untuk sembuh yang bisa dilakukan adalah:

  • Istirahat yang cukup disertai makan-minum yang cukup dan sesuai kebutuhan tubuh. hal ini karena dengan istirahat dan makan-minum yang cukup kondisi vitalitas dan imunitas (kekebalan) tubuh akan meningkat. Dan sebetulnya tubuh telah mempunyai sistem pertahanan yang mampu untuk memulihkan kondisi tubuh yang sakit. Maka kadang-kadang tanpa obat penyakit akan sembuh dengan izin Alloh.
  • Minum obat yang mengandung vitamin untuk merangsang metabolisme tubuh. Sehingga dengan demikian akan merangsang peningkatan pertahanan tubuh. Cuma yang perlu diperhatikan, bahwa ada orang-orang tertentu yang tidak tahan terhadap beberapa vitamin (semisal vitamin C maupun Fe) yang sering menyebabkan diare. Kebanyakan minum vitamin tidak banyak menimbulkan masalah selama tidak ada intoleransi (alergi) terhadapa vitamin tersebut, karena kelebihan vitamin akan dibuang lewat feses maupun urin.
  • Obat yang dijual bebas di pasaran, seperti obat flu, batuk-pilek, obat panas, diare, dll. kebanyakan obat-obat ini menghilangkan gejala yang muncul bukan mengobati penyakitnya. misalnya menderita panas, diberi obat paracetamol (penurun panas) ini hanya untuk mengobatan gejala panasnya bukan penyakitnya, karena panas merupakan gejala yang muncul dari berbagai keadaan, seperti infeksi, dehidrasi, hipoglikemia, gangguan psikologis, dll. Namun pengobatan seperti ini banyak juga yang memberikan manfaat selama penyakit yang mendasarinya bukan infeksi berat, keganasan (tumar) atau kondisi berat lainnya. hal ini disebabkan karena dengan hilangnya gejala (walaupun sementara) telah memulihkan kondisi psikologis dan nafsu makan penderita. dengan demikian metabolisme tubuh akan meningkat yang pada akhirnya mampu meningkatkan pertahanan tubuh yanga mampu menyembuhkan diri sendiri, dengan izin Alloh tentunya.
  • Berobat ke Dokter anda.
  • Berdo’a kepada Yang Maha Kuasa, Alloh

BEROBAT KE DOKTER
Berobat ke dokter adalah salah satu pilihan dalam rangka usaha mencari kesembuhan. walaupun banyak cara lain yang bisa dilakukan, namun berobat ke dokter ini yang akan kami jelas, karena profesi penulis sebagai dokter tanpa maksud mengecilkan atau menganggap remeh yang lain. Hal ini agar jangan sampai penulis memaparkan apa yang tidak menjadi bidangnya.
Disini akan kami jelaskan beberapa hal yang penting untuk diketahui bila mau berobat, selama pengobatan dan sesudah pengobatan. hal ini cukup penting karena kami melihat banyak orang berobat tetapi tidak tahu apa yang mesti dilakukan. berikut penjelasannya:
DOKTER BUKAN TUHAN
Berobat ke dokter bukan berarti membeli tiket untuk sembuh. Berobat hanya suatu usaha mencari cara untuk sembuh. Seorang dokter hanya mampu mengarahkankan diagnosa, untuk selanjutnya diterapi. Diagnosa yang tepat dan terapi yang sesuai akan menghasilkan penyembuhan yang optimal. Berarti Pengalaman dokter dalam mendiagnosa penyakit dan juga terapi yang benar sangat berperan. Maka semakin berpengalaman seorang dokter, akan semakin tepat dan cepat dalam mendiagnasa penyakit, walaupu ini bukan jaminan.
Bagaimanapun pandainya seorang dokter, terkenalnya dokter tersebut, banyaknya pasien yang cocok, tidaklah menjamin kesembuhan suatu penyakit. Dia bukan Tuhan yang Maha Kuasa, yang Maha Menyambuhkan, tetapi dia adalah manusia biasa yang bisa sakit, lemah bahkan mati. Maka bukan aneh seorang dokter spesialis syaraf justru terkena stroke, seorang dokter jantung meninggal karena serangan jantung, seorang spesialis penyakit dalam menderita kencing manis, dan lain sebagainya.
Dokter mungkin tahu bagaimana proses terjadinya suatu penyakit, bagaimana cara pencegahannya, dan bagaimana cara pengobatannya. Namun mereka bukanlah penentu terjadinya penyakit dan sembuhnya seseorang. Maka bila seseorang sakit dan berobat ke dokter tetapi tidak sembuh, namun justru lebih parah disini perlu dilihat; apakah seorang dokter telah menyalahi prosedur yang baku atau tidak. bila telah sesuai dengan prosedur baku, maka bukan salah dokter tersebut bila tidak sembuh atau bertambah parah. kenapa? Karena dokter bukan Tuhan.
SIAPA DOKTER YANG HARUS AKU DATANGI?
Berobat adalah sebuah keyakinan, sedangkan keyakinan sangat berperan dalam proses penyembuhan. Maka jangan berobat ke tempat yang tidak anda yakini keberhasilannya. Bila anda tidak percaya dengan dokter, jangan pergi ke dokter. Jika anda tidak percaya/yakin dengan dokter A, jangan berobat dengannya.
Kenapa seseorang yang sakit datang ke “dukun cilik” si ponari hanya di beri minum bisa sembuh? jawabnya ada beberapa point;

  • Mungkin dia dehidrasi (kekurangan cairan), sehingga diberi minum si ponari penyakitnya jadi sembuh.
  • Dia telah berobat ke dokter atau yang lain, namun merasa belum sembuh kemundian ke ponari. Padahal hari itu walaupun tidak ke ponari, karena pengaruh obat sebelumnya, memang sudah waktunya sembuh.
  • Penyakit yang diderita orang tersebut, sebetulnya tanpa pengobatan pun bisa sembuh. Maka ditambah keyakinannya terhadap si “dukun cilik” penyakitnya lebih cepat sembuh. Dengan izin Alloh tentunya.
  • Keyakinan yang kuat, dari seseorang bisa menjadikan orang tersebut merasa berkurang penyakitnya atau malah merasa sembuh dari penyakitnya, padahal sebetulnya masih ada.
  • Keyakinan yang kuat, menguatkan tekat seseorang untuk sembuh. sehingga mampu mendorong tubuh untuk menyembuhkan penyakitnya sendiri.
  • Alloh memang menghendaki kesembuhan tersebut, untuk menguji keyakinan seseorang
  • dll, walloohu’a’lam

Kesimpulannya, berobatlah kepada orang/tempat yang anda yakini mampu memberikan solusi bagi penyakit anda. Bila dia seorang dokter, pilihlah dokter yang anda yakini. Diantara yang menjadikan yakin (walau tidak mutlak) adalah:

  1. Dokter tersebut lulusan universitas yang telah diakui kredibilitasnya.
  2. Masa pendidikannya wajar, tidak molor lama.
  3. Mau diajak konsultasi
  4. Terkenal dengan kejujurannya
  5. banyak pasiennya
  6. opini masyarakat mengakuinya.
  7. dll, walloohu’a’lam

Maka kenalilah dokter anda, sudahkah termasuk dokter kriteria anda?
APA YANG HARUS DISAMPAIKAN KE DOKTER?
Apabila anda pergi ke dokter, sampaikanlah kepada dokter anda hal-hal berikut:

  • Keluhan anda dengan jelas dan lengkap. disini pentingnya kepercayaan anda kepada dokter. kalau anda percaya, maka tidak takut menceritakan keluhan kepada dokter tersebut. Padahal keluhan yang lengkap akan mengarahkan kepada diagnosa yang tepat.
  • Penyakit penting yang pernah anda derita. Misalnya, kencing manis, darah tinggi, penyakit jantung, penyakit kelainan darah, dll.
  • Alergi terhadap obat-obatan tertentu. hal ini penting agar tidak terulang kembali, anda mengalami alergi terhadap obat yang pernah terjadi.
  • Anggota keluarga yang menderita sakit serupa. Hal ini penting untuk mencari kemungkinan penyakit menular.
  • Bila anda sedang hamil, menyusui atau hal khusus lainnya.
  • dll, yang kami belum tahu

• BAGAIMANA MINUM OBAT?
Berikut ini cara minum obat yang sebaiknya anda lakukan;

  • Minumlah sesuai aturan, jangan dikurangi dan jangan ditambahi. minum sebelum makan atau sesudah makan.
  • Bila anda tidak tahan terhadap obat, atau merasakan gejala yang tidak wajar setelah minum obat, konsultasikan dengan dokter anda
  • Jangan minum obat lain diluar obat yang diberikan oleh dokter. hal ini sangat penting, karena bisa jadi obat tersebut sebetulnya sama dengan yang diberikan dokter, sehingga hal ini akan menyebabkan overdosis. Atau bisa jadi obat tersebut akan memberikan reaksi terhadap obat yang diberikan dokter, yang berakibat obat akan berefek terapi lebih kuat atau sebaiknya justru efek terapinya turun bahkan tidak ada.
  • Bila ada obat sebelumnya yang harus diminum selain yang akan diberikan dokter, sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter anda. Misalnya punya penyakit jantung yang mengharuskannya minum obat tertentu, punya sakit kencing manis yang masih dalam pengobatan, dalam pengobatan penyakit paru (semacam flek/TBC) atau lainnya.
  • dll, yang belum kami sebutkan

• KAPAN HARUS KONSULTASI LAGI?
Anda harus mengkonsultasikan dengan dokter anda bila mengalami hal-hal berikut:

  • Penyakit anda belum sembuh atau bertambah parah
  • Ada penyakit lain yang sebelumnya belum ada
  • Setelah Minum obat ada reaksi yang tidak wajar
  • dll, yang belum kami sebutkan

• KAPAN SEHARUSNYA KE SPESIALIS?

  1. Bila disarankan oleh dokter anda
  2. Bila setelah 2 kali berobat atau lebih belum ada perobahan
  3. Bila anda merasa harus ke spesialis.
  4. dll, yang belum kami sebutkan

• SUDAH SEMBUHKAH DIRIKU?
Bila anda mengalami sakit tertentu yang perlu monitoring, maka perlu tahu kapan penyakit anda telah sembuh. biasanya penyakit seperti ini tingkat kesembuhannya berdasarkan hasil laboratorium, rongent atau yang lain. Tanyakan kepada dokter anda.

Semoga panduan ini bermanfaat bagi para pembaca dan mampu dimanfaatkan seperlunya. Semoga artikel ini menjadi amal baik bagi penulis yang akan dibalas kebaikan di akherat kelak, …..aamiin.