Seputar Flu Babi / Flu Meksiko

Bagaimana manusia tertular?

Manusia tertular flu babi dari babi tertular. Akan tetapi,beberapa kasus manusia tidak mempunyai sejarah kontak dengan babi atau lingkungan yang ada babinya. Penularan dari manusia ke manusia telah terjadi, tetapi biasanya terbatas pada kontak yang dekat.

Apakah aman mengkonsusmsi daging babi dan olahannya?

Ya. Flu babi tidak ditularkan ke orang melalui konsusmsi daging babi yang telah dimasak dengan baik. Virus flu babi mati dengan pemanasan suhu 70 derajat celcius.

(sebagai orang islam, bagaimanapun babi (secara keseluruhan, -daging, tulang, kulit maupun bulunya-) tetap harom, tidak boleh dimakan. Kalau dimakan pasti membawa madhorot (bahaya, kejelakan), baik berupa penyakit maupun yang lain. doktermuin)

Di negara mana saja wabah pada babi pernah terjadi?

Penyakit flu babi endemik di Amerika Serkat. Wabah pernah terjadi di Amerika Utara, Amerika Selatan,Eropa (Inggris, Swedia, dan Italia), Afrika (Kenya), dan Asia Timur (Cina dan Jepang).

Bagaimana risiko pandemi?

Jika flu babi telah dapat menular ke manusia secara efisien, virus itu dapat menyebabkan pandemi (merupakan epidemi
(wabah) yang menyebar di kawasan geografi dalam skala yang luas).

Apakah ada vaksin untuk melindungi orang dari flu babi?

Vaksin yang mengandung virus flu babi yang merebak di Meksiko belum ada. Apakah vaksin flu musiman dapat melindungi orang dari flu babi Meksiko itu juga belum diketahui. Virus influenza berubah dengan cepat. Vaksin harus dibuat dari
virus yang sedang mewabah.

Apakah ada obat-obatan yang tersedia untuk pengobatan flu babi Meksiko?

Obat-obatan antiinfluenza tersedia di banyak negara dan dapat digunakan untuk pencegahan dan pengobatan. Virus yang sedang mewabah di Meksiko peka oselatmivir dan zanamivir, sehingga bisa digunakan. tetapi obat yang lain yaitu amantadine dan remantadine tidak dapat direkomendasikan. Virus flu babi Meksiko diketahui resistan terhadap dua obat itu.

Apakah virus flu babi Meksiko ada di Indonesia?

Belum. Virus influenza H1N1 pasti ada di Indonesia, tetapi virus itu tidak mempunyai daya pandemik seperti virus flu babi Meksiko. Meskipun subtipenya sama, namun sifat atau genetiknya berbeda. Sekalipun sama-sama flu babi subtipe H1N1, daya tular ke tubuh manusia dan dari manusia ke manusia lain berbeda. Virus flu babi H1N1 yang pasti ada di Indonesia, tidak memiliki kemampuan itu.

Apakah virus flu babi Meksiko bisa masuk ke Indonesia?

Sangat bisa! Karena virus itu sudah terbukti dengan mudah dapat menular antar manusia.Jalan masuknya virus ini ke
Indonesia dapat dipastikan melalui lalu lintas orang. Disamping itu, masa inkubasi-yaitu waktu dari saat infeksi sampai menunjukkan gejala-virus influenza pada berbagai hewan dan manusia biasanya antara 1 hingga 5 hari.

Tidak semua orang dan hewan yang tertular menjadi sakit, istilahnya infeksi asimtomatik atau subklinis. Orang bisa saja
telah tertular dan belum sakit atau subklinis dan kontak dengan orang lain.

Perantara lain peluangnya lebih kecil. Lalu lintas ternak babi dan hasil olahannya bisa juga menjadi sarana. Hewan lain selain babi dapat juga tertular dan membawa virus itu. Segala kemungkinan harus diperhitungkan untuk menekan resiko.

Apakah virus flu babi Meksiko dapat hidup di Indonesia yang beriklim tropis?

Pasti Bisa. Sejarah flu Spanyol, yang juga H1N1, tahun 1918-1919 juga sampai ke Indonesia. Hanya saja, jika di negara-negara dengan musim dingin, daya taha virus dari udara pernafasan (aerosol) dapat lebih tinggi, sedangkan di negara tropis, seperti Indonesia dapat cepat mati.

Penularan virus umumnya terjadi melalui kontak langsung dan tidak langsung dengan hewan dan orang pembawa virus. Hal
yang sama dapat saja terjadi di Indonesia termasuk Bali.


Sumber data : Lab Biomedik, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana